Senin, 20 November 2017

peran budaya dalam perusahaan

Peranan Budaya Dalam Perusahaan

budaya merupakan bentuk dari sebuah pikiran, akal budi atau adat-istiadat. dan kemudian menjadi suatu nilai yang dilakukan secara berulang-ulang dan turun tenurun. kata budaya cenderung menunjuk pada pola pikir manusia. Kebudayaan sendiri diartikan sebagai segala hal yang berkaitan dengan akal atau pikiran manusia, sehingga dapat menunjuk pada pola pikir, perilaku serta karya fisik sekelompok manusia.
Secara umum, budaya adalah himpunan dari nilai, gagasan dan simbol lain yang kompleks. Budaya tidak hanya tercipta di lingkungan masyarakat. Dalam perusahaan, juga ditemukan model budaya yang tentunya sesuai dengan kebiasaan yang terjadi dalam lingkup kerja tersebut.
Budaya merupakan aspek penting dalam sebuah perusahaan karena intensitas dari suatu Budaya perusahaan akan membentuk identitas jati diri perusahaan. Identitas perusahaan sangat diperlukan untuk menumbuhkan kebanggaan yang akan mengembangkan budaya kerja tersendiri. Budaya kerja yang terbentuk secara solid di dalam perusahaan tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan. tetapi juga membentuk citra baik perusahan. Suatu budaya yang kuat ditandai oleh nilai-nilai inti perusahaan yang dipegang kukuh dan disepakati secara luas. Semakin banyak individu, komunitas dan khalayak yang menerima nilai-nilai budaya perusahaan tersebut maka, semakin besar  citra perusahaan serta komitmen terhadap perusahaan. suatu budaya yang kuat jelas sekali akan memiliki pengaruh yang besar dalam sikap anggota perusahaan dibandingkan dengan budaya yang lemah. Suatu budaya yang kuat akan memperlihatkan kesepakatan yang tinggi mengenai tujuan perusahaan.
Nilai-nilai yang tumbuh dalam sebuah perusahaan tentunya harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Misalnya budaya disiplin, budaya profesional, memelihara kebersihan lingkungan, bahkan sampai pada budaya sapa, senyum dan salam. Budaya ini sangat pengaruhnya dalam membangun suasana lingkungan perusahaan yang positif. Budaya ini berdampak pada keselarasan dan keharmunisan karyawan, stakholder bahkan publik perusahaan baik baik intern maupun ekstern.. Perkembangan budaya yang positif juga dapat menghambat kebiasan aktifitas yang negatif. Misalnya budaya disipli waktu akan berdampak karyawan molor. Demikian pula pekerjaan dapat dilakukan karyawan tepat waktu.
Budaya perusahaan tidak hanya menjadi salah satu tujuan yang berhubungan dengan penentuan peningkatan kinerja perusahaan, tetapi memiliki fungsi di dalam suatu perusahaan yaitu menciptakan perbedaan antara satu perusahaan dengan perusahaan yang lain.
Melihat persaingan di era global yang semakin tinggi, perusahaan dituntut untuk meningkatkan kinerjanya. Salah satu cara yang efektif untuk dilakukan adalah memiliki budaya perusahaan yang unggul. Dengan begitu, perusahaan akan memiliki modal untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan lain. Dengan ini, perusahaan harus berani mengambil keputusan untuk menerapkan budaya – budaya yang unggul.
Budaya mempunyai peranan sebagai pembeda antara perusahaan yang satu dengan yang lain. Sesuatu perusahanaan dikenal unik dikarenakan mempunyai budaya  yang khas lebih unggul dari perusahaan lainnya. Perusahaan yang mempunya perbedaan akan mudah dikenal,diperhatikan dan bahkan diamati karena mempunya budaya unggul.
Budaya bisa memberikan sesutu identititas karyawan. Hal ini merupakan keunikan dari suatu perusahaan. Karyawa yang mempunyai identitas dalam suatu perusahaan yang unggul akan lebih merasa senang dan bangga bisa menjadi bagian dari perusahaan itu.
Budaya juga sebagai pengontol sosial. Setiap instansi perusahaan pastinya ingin tampak mempunyai citra yang baik, memunyai etika yang positif untuk memberikan pelayanan yang memuaskan bagi publiknya. ketika dalam perusahaan melakukan kesalahan maka budaya yang menjadikan rujukan.